Jumat, 21 November 2014



Il riscaldamento globale con un conseguente periodo di stagione delle piogge e stagione secca ritaglio sempre più caotico così, le stime di produzione e alimentari forniture agricole sono difficili da prevedere. Diminuzione della produzione di cibo, e la distribuzione di fluttuazioni nella disponibilità di acqua è interrotta, parassiti e malattie delle piante e follia umana. I cambiamenti climatici minacciano la sostenibilità della vita. Spaziali, bacini idrografici e sistemi di irrigazione poveri hanno innescato inondazioni, anche nel settore delle risaie. Non solo la produzione alimentare è diminuito, nello stesso tempo, gli agricoltori diventeranno poveri, braccianti agricoli disoccupati, il numero di disoccupati è aumentato. Urbanizzazione Unstoppable. La più preoccupante è la fragilità della sicurezza alimentare per diventare dipendenti dal cibo importato.(bhs Italia)

      Terjadinya pemanasan global mengakibatkan periode musim hujan dan musim kemarau kian kacau sehingga pola tanam, estimasi produksi pertanian dan persediaan pangan sulit diprediksi. Produksi pangan menurun, fluktuasi dan ditribusi ketersediaan air terganggu, hama dan penyakit tanaman serta manusia menggila. Perubahan iklim akhirnya mengancam keberlanjutan kehidupan. Tata ruang, daerah resapan air dan sistem irigasi yang buruk telah memicu banjir, termasuk di area sawah. Tidak hanya produksi pangan menurun, di saat yang sama, petani akan jatuh miskin, tenaga kerja sektor pertanian menganggur, jumlah penganggur meningkat. Arus urbanisasi tak terbendung lagi. Yang paling mencemaskan adalah rapuhnya ketahanan pangan sehingga menjadi tergantung pada pangan impor.

0 komentar :

Posting Komentar